Pengaruh Handphone Terhadap Remaja
Nama : Wilda
Ajeng Mustofa
Kelas : XI
MIPA 1/34
Assalamualaikum wr. wb.
Yang terhormat
Kepala SMAN 1 Giri Bapak H. Mujib, S. Pd, MM.
Yang saya
hormati seluruh dewan guru dan para staf TU.
Dan para
hadirin yang berbahagia.
Puji syukur kita haturkan kehadirat
Allah Swt. atas segala nikmat, rahmat serta hidayahNya berupa kesehatan
sehingga kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat walafiat tanpa kurang suatu
apapun. Semoga
sholawat serta salam, tetap tercurah kepada junjungan kita nabi besar Muhammad
SAW, Nabi akhir jaman dan panutan umat manusia. Sebelumnya, pada
kesempatan kali ini saya akan menyampaikan tentang Pengaruh Handphone terhadap
remaja.
Hadirin yang
berbahagia
Dunia pelajar saat ini seakan tidak
bisa lepas dari teknologi komunikasi, khususnya handphone. Kita tahu, bahwa
awalnya handphone hanya dimiliki oleh kalangan tertentu yang benar-benar
membutuhkan demi kelancaran pekerjaan. Contohnya pengusaha yang harus rutin
mengontrol pekerjaannya. Disini jelas bahwa handphone sangat membantu
meringankan pekerjaan, tempat yang jauh bukan lagi menjadi kendala untuk
mengetahui kondisi yang perlu diketahui. Namun, seiring perkembangan zaman,
handphone bisa dimiliki oleh semua kalangan, baik yang benar-benar membutuhkan
maupun yang kurang membutuhkan, termasuk pelajar.
Hadirin yang
saya banggakan
Saat ini pelajar SMP maupun SMA
telah diperbolehkan membawa handphone ke sekolah. Memang, di era globalisasi
ini banyak pelajar yang menggunakan
handphone dalam kegiatan sehari-harinya. Contohnya mencari informasi lewat
fasilitas internet yang ada di handphone tersebut. Selain itu juga sebagai
sarana hiburan, seperti permainan ataupun mendengarkan lagu atau musik. Jadi,
handphone saat ini bukan lagi sekedar sebagai alat untuk berkomunikasi, tetapi
juga merupakan alat mencipta dan menghibur, baik dengan suara, tulisan, gambar,
dan video. Dapat dikatakan, bahwa handphone mempunyai multifungsi.
Hadirin yang
saya cintai
Selanjutnya, handphone memiliki
fitur-fitur yang lengkap dan juga canggih sehingga lebih memudahkan kita dalam
mencari sesuatu. Sebenarnya kalau kita kaji lebih jauh, penggunaan handphone
itu seperti dua sisi mata uang. Satu sisi menguntungkan satu sisi merugikan.
Menguntungkan atau merugikan itu tergantung pada setiap individu yang
menggunakannya. Untuk itulah perlunya penggunaan handphone secara bijak dan
pada tempatnya.
Hadirin yang
dirahmati Allah
Tugas utama seorang pelajar adalah
belajar. Artinya jika waktu yang telah ditetapkan untuk belajar, seperti jam-jam
di kelas, maka harus menanggalkan handphone dari tangan. Jangan kita
mencuri-curi kesempatan, guru menerangkan yang seharusnya didengarkan tetapi,
malah sibuk memainkan jari-jari diatas tuts handphone. Selain kita rugi tidak
mendapat ilmu, kita juga berdosa karena telah meremehkan guru yang telah susah
payah menerangkan. Bukankah itu hal yang tak adil untuk guru kita?
Hadirin
sekalian
Hampir tidak ada orang yang tidak
suka dengan game atau permainan, karena selain menghibur, permainan juga bisa
mengurangi rasa jenuh setelah seharian belajar atau bekerja. Suka itu
manusiawi, tetapi janganlah membuat kita jadi kecanduan. Hal tersebut berbahaya
karena jika sampai kecanduan, artinya syaraf-syaraf otak telah terjangkit
penyakit Gamesydrom. Akibatnya, dipikiran hanya bermain game saja yang diperlukan,
tidak ada hal lain lagi. Hal-hal seperti belajar, membantu orang tua,
mengerjakan tugas, dan lain lain menjadi tak penting lagi bagi kehidupan.
Bukankah itu berbahaya bagi kita sebagai generasi muda?. Sebenarnya tidak
sedikit juga teman-teman di sekitar kita yang telah terjangkit gamesyndrom itu.
Pada kesempatan ini saya menghimbau, perangilah game syndrom. Caranya? Jika bukan seorang yang tergila-gila
dengan permainan game di handphone alhamdulillah. Tetapi bukan berarti kita tetap
diam saja. Kita ajak teman yang terjangkit gamesyndrom itu untuk melakukan hal
lain seperti, baca buku, mengobrol, atau membahas PR dari guru.
Hadirin yang
saya muliakan
Handphone selain menjadi kebutuhan
saat ini, ternyata handphone juga telah menjadi gaya hidup bagi anak muda.
Mereka saling bersaing mempunyai handphone yang mempunyai fitur-fitur yang
lengkap. Bagi anak yang berasal dari kelauarga mampu, hal ini mungkin tak
masalah. Lain halnya bagi anak yang berasal dari keluarga menengah ke bawah.
Jika anak itu tidak bisa bersikap bijaksana, maka bisa menimbulkan
perbuatan-perbuatan yang tercela, demi mendapatkan handphone, remaja seperti
itu biasanya merasa gengsi kalau tidak mempunyai handphone atau mempunyai
handphone tapi yang biasa-biasa saja.
Hadirin
sekalian
Dari semua yang telah saya katakan tadi, jelas bahwa handphone mempunyai pengaruh positif dan negatif. Apapun pengaruhnya tetap bergantung pada pemakainya. Sebagai bagian dari generasi muda, maka sekali lagi saya menghimbau hadirin, janganlah menjadi hamba handphone, justru kita yang harus bisa memanfaatkan handphone, tentunya dengan tepat dan bijaksana.
Tutup pintu
membawa soda
Sodanya tumpah
dipelataran
Cukup sekian
dari saya
Ada kesalahan
mohon dimaafkan
Hadirin yang
berbahagia
Sekian
yang bisa saya sampaikan pada kesempatan ini. Mohon maaf bila ada kesalahan.
Terimakasih atas segala perhatian. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Komentar
Posting Komentar